3 Kendala Green Marketing Perusahaan Terhadap Lingkungan Hidup

3 Kendala Green Marketing Perusahaan Terhadap Lingkungan Hidup

Berjalannya sebuah industri, bisnis usaha, dan ekonomi terdapat sumber daya utama dalam memenuhi bahan baku pembuatannya. Keduanya terpenuhi karena adanya faktor lingkungan hidup. Sehingga produksi hingga hasilnya harus menggunakan konsep peduli lingkungan. 

Implementasi konsep peduli lingkungan hidup berawal dari strategi pemasaran hijau atau green marketing yang membutuhkan pendekatan fundamental, komprehensif dan terintegrasi dalam seluruh aspek yang terlibat. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh perusahaan agar dapat mengubah gaya hidup dan perilaku konsumen. Sebagaimana dikutip dalam buku Manajemen Pemasaran Dasar Konsep Strategi yang menjelaskan wawasan dan pengetahuan mengenai manajemen pemasaran, mulai dari dasar pengetahuan hingga sistem penerapannya. 

Perkembangan industri memberikan dampak yang cukup serius bagi keberlangsungan lingkungan hidup saat ini. Dampaknya berupa perubahan-perubahan yang tidak mengenal tenggang waktu. Sehingga masyarakat luas dituntut untuk menjadi motivator dalam meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif. 

Munculnya isu pemeliharaan lingkungan hidup juga menjadi salah satu daya tarik untuk menyusun cara promosi suatu produk ramah lingkungan. Dengan begitu dapat mencegah kerusakan lingkungan. Dalam menciptakan produk tersebut, tentunya harus aman bagi lingkungan, mulai dari perencanaan pengembangan, produksi, promosi, pengemasan, hingga merek produk yang lebih peka terhadap solusi permasalahan lingkungan hidup.

3 Kendala Perusahaan Dalam Menerapkan Green Marketing 

  1. Tidak relevan antara kegiatan dengan konsep green marketing
Salah Satu Kegiatan Pemasaran Dengan Terjun Langsung Menanam Tanaman (Sumber: Freepik.com/odua)

Kendala ini dapat terjadi karena beberapa faktor, salah satunya perusahaan lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas. Dengan begitu kegiatan pemasaran yang diterapkan menjadi tidak relevan. Bahkan mungkin dapat melanggar aturan yang ada.

  1. Adanya perbedaan sudut pandang
Positive Mindset Menjadi Poin Penting Dalam Green Marketing (Sumber: Freepik.com/@rawpixel.com)

Dalam memasarkan suatu produk diperlukan pengetahuan dan perencanaan yang matang. Hal ini agar perusahaan tidak salah dalam mengambil langkah. Artinya, ketika perusahaan memodifikasi produk dalam memenuhi permintaan konsumen, maka bisa jadi produk tersebut kualitasnya tidak lebih baik dari produk sebelumnya dan menimbulkan perbedaan sudut pandang. 

  1. Konsep pemasaran dan peraturan yang bertolak belakang
Ilustrasi Diskusi Pemasaran dan Peraturan Antara Perusahaan Dengan Pihak yang Terlibat (Sumber: Freepik.com/@DCStudio)

Melakukan kegiatan pemasaran perlu didukung oleh peraturan pemerintah. Selain itu, keduanya harus selaras dan berpengaruh. Sebab, jika keduanya bertolak belakang, maka pemasaran tidak akan mendapat dukungan dari pemerintah.

Adanya peralihan dalam dunia pemasaran menciptakan fenomena aktivitas baru dalam mengetahui apa yang dibutuhkan dan apa yang diinginkan oleh konsumen. Lebih jelas, keduanya juga ditinjau harus secara efektif dan efisien terhadap pengaruh lingkungan hidup. 

Sehingga menjadi perhatian kecil perilaku konsumen dalam pengembangan keputusan atas suatu produk yang ditawarkan dalam memuaskan keinginan ataupun kebutuhannya.

Nah, Petikiners itulah penjelasan mengenai kendala-kendala yang mungkin pernah dialami oleh suatu perusahaan.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *